Mikrotik Tutorial: Tips Memilih dan Menyusun Jaringan Wireless Indoor yang Efisien

indoor mikrotik

Dalam tutorial Mikrotik yang baru-baru ini dirilis, kita akan mendapatkan wawasan unik tentang cara memilih perangkat wireless indoor yang efisien. Tutorial ini tidak hanya memberikan panduan tentang perangkat yang tepat, tetapi juga memberikan tips penting untuk menyiapkan jaringan wireless indoor yang kuat dan handal.

Dalam video tutorial ini, pembicara menjelaskan bahwa pemilihan perangkat wireless indoor seharusnya lebih mudah dibandingkan dengan perangkat wireless outdoor. Mikrotik menawarkan beragam pilihan perangkat untuk wireless indoor, namun, seperti yang dijelaskan dalam video, pemilihan perangkat yang tepat harus dipertimbangkan dengan cermat.

Panduan ini mencakup beberapa faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih perangkat wireless indoor:

1. Kekuatan Wireless Transmitter: Perangkat wireless indoor biasanya digunakan oleh perangkat kecil seperti laptop, smartphone, dan tablet, yang memiliki daya pancar sinyal yang lebih rendah. Oleh karena itu, jaringan wireless indoor perlu memiliki sejumlah kecil sel dengan jangkauan yang terbatas.

2. Jarak Antar Sel: Jarak antar sel dalam jaringan wireless indoor umumnya berkisar antara 10 hingga 15 meter, tergantung pada faktor-faktor seperti hambatan fisik dalam ruangan. Terlalu banyak hambatan seperti tembok, kaca, atau material padat dapat mengurangi jangkauan sinyal wireless.

3. Kapasitas Pengguna: Perangkat wireless indoor umumnya mampu menangani antara 20 hingga 40 klien secara bersamaan. Untuk jaringan yang memiliki lebih banyak pengguna, dianjurkan untuk menggunakan beberapa access point yang ditempatkan di setiap ruangan.

4. Pilihan Frekuensi: Frekuensi yang digunakan dalam jaringan wireless indoor dapat berpengaruh pada kinerja. Mikrotik menawarkan perangkat yang mendukung frekuensi 2.4GHz dan 5GHz. Penggunaan frekuensi 5GHz dapat mengurangi interferensi dan meningkatkan throughput.

5. Pemilihan Perangkat Berdasarkan Peletakan: Mikrotik menawarkan berbagai jenis perangkat yang dirancang untuk peletakan khusus. Misalnya, ada perangkat yang cocok untuk dipasang di langit-langit ruangan, perangkat yang cocok untuk diletakkan di tembok, dan perangkat yang sangat kecil yang dapat disembunyikan.

6. Port SFP dan PoE Out: Beberapa perangkat Mikrotik mendukung port SFP yang memungkinkan konektivitas dengan teknologi serat optik. Selain itu, ada juga perangkat yang mendukung PoE Out, yang memudahkan penggunaan perangkat tambahan.

7. Pemilihan Channel Frekuensi yang Tepat: Penting untuk memastikan bahwa setiap perangkat pada lokasi yang sama menggunakan channel frekuensi yang berbeda untuk menghindari interferensi.

Video tutorial ini memberikan wawasan berharga bagi mereka yang ingin membangun jaringan wireless indoor yang andal dan efisien. Dengan panduan ini, pengguna dapat membuat pilihan yang lebih cerdas dalam memilih perangkat Mikrotik yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan memaksimalkan kinerja jaringan wireless indoor mereka.