Lulusan Pesantren dari Tulungagung Sukses Ekspor 50 Kontainer Batu Alam ke 5 Negara

Pengusaha

Kisah inspiratif datang dari Muhammad Tarmudi, seorang lulusan pesantren yang berhasil menembus pasar internasional dengan produk mosaik batu alam. Usahanya yang dimulai dari nol kini telah berhasil mengekspor 50 kontainer ke lima negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Fiji, Australia, dan Inggris.

Tarmudi, yang dikenal sebagai Turmudi oleh teman-temannya, memulai usahanya di tahun 2005 setelah pulang dari Timur Tengah. Ia bertekad mengembangkan unit usaha mosaik batu alam di lembaga pendidikan pesantren tempatnya mengajar di Tulungagung. Dengan semangat belajar dan kerja keras, ia bergabung dengan asosiasi pengusaha mosaik batu alam dan mengikuti berbagai pelatihan serta matchmaking bisnis, termasuk di Dubai dan Jordan.

Salah satu momen penting dalam perjalanan usahanya adalah ketika ia pertama kali mendapatkan pesanan uji coba sebanyak 50 box pada tahun 2010. Meski menghadapi berbagai kendala, seperti pengiriman di musim hujan yang menyebabkan produk rusak, Tarmudi terus berinovasi dan belajar dari setiap pengalaman.

“Proses belajar ini sangat berharga. Saya pernah mengalami masa-masa sulit, termasuk saat tidur di emperan toko di Bali demi menawarkan produk saya. Tapi semua itu adalah bagian dari perjalanan yang membuat saya lebih kuat dan bersemangat,” ungkap Tarmudi.

Tantangan tidak membuatnya patah semangat. Sebaliknya, Tarmudi terus berusaha meningkatkan kualitas produknya. Dukungan dari keluarga, terutama istrinya, menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap cobaan. Mereka bahkan sempat membuka usaha kecil-kecilan menjual makanan untuk bertahan hidup saat pesanan belum banyak.

Kini, dengan omset yang terus meningkat dan kepercayaan dari pelanggan internasional, usaha Tarmudi telah berkembang pesat. “Kami sekarang memiliki beberapa gudang dan fasilitas produksi yang lebih baik. Kepercayaan pelanggan adalah modal utama kami, dan kami terus berupaya menjaga kualitas produk,” tambahnya.

Selain fokus pada bisnis, Tarmudi juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia rutin menyantuni anak yatim dan percaya bahwa berbagi rezeki adalah kunci keberkahan. “Saya yakin bahwa rezeki yang kita bagikan akan kembali berlipat ganda. Saya selalu berdoa agar usaha ini menjadi jalan untuk membantu lebih banyak orang,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Dengan semangat dan kerja keras, Tarmudi telah membuktikan bahwa lulusan pesantren juga bisa sukses di kancah internasional. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berusaha dan tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan.