Inovasi Bertani di Lahan Terbatas: Menanam Pakcoy Putih dengan Botol Bekas

Pakcoy putih

Di era modern ini, lahan pertanian semakin terbatas, terutama di daerah perkotaan. Namun, hal ini tidak menghalangi kreativitas para pecinta tanaman untuk terus bercocok tanam. Salah satu inovasi menarik datang dari seorang warga yang berhasil menanam pakcoy putih menggunakan botol bekas. Berikut adalah langkah-langkah dari penanaman hingga panen yang telah dilakukan.

Memanfaatkan Lahan Terbatas dengan Botol Bekas

Proyek ini dimulai dengan memanfaatkan sekitar 115 botol bekas yang ditempatkan di sepanjang dinding pinggir jalan. Dengan menggunakan dinding sebagai tempat menanam, proyek ini menunjukkan bahwa berkebun tidak selalu memerlukan lahan yang luas. Botol yang digunakan adalah botol bekas minyak goreng, yang ukurannya cukup untuk menanam pakcoy putih.

Langkah-Langkah Menanam Pakcoy Putih

1. Persiapan Botol dan Media Tanam:
  - Botol bekas dibersihkan dan dipotong bagian atasnya.
  - Isi botol dengan campuran tanah dan pupuk organik.

2. Penanaman Benih:
  - Benih pakcoy putih ditanam pada media tanam yang sudah disiapkan.
  - Pastikan benih ditanam dengan kedalaman yang cukup untuk pertumbuhan akar.

3. Pemupukan dan Perawatan:
  - Pakcoy putih dipupuk setiap tiga hari sekali menggunakan pupuk NPK.
  - Selain itu, pupuk nitrogen tunggal seperti urea juga bisa digunakan.
  - Penyiraman dilakukan secara rutin untuk menjaga kelembaban tanah.

Panen Pakcoy Putih

Setelah sekitar 30 hari perawatan, pakcoy putih siap untuk dipanen. Hasil panen dari satu botol bisa langsung dinikmati atau dibagikan kepada tetangga sekitar.

Manfaat dan Inspirasi

Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi untuk bercocok tanam di lahan terbatas, tetapi juga mengajarkan pentingnya memanfaatkan barang bekas untuk tujuan yang bermanfaat. Diharapkan, metode ini bisa menginspirasi banyak orang untuk mulai menanam sayuran di rumah, meskipun dengan lahan yang terbatas.